Jalur Pendakian Gunung Merbabu

/
106 Comments

Gunung Merbabu terletak di jawa tengah dengan ketinggian 3.142 mdpl pada puncak Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata "meru" yang berarti gunung dan "babu" yang berarti wanita.Gunung ini dikenal sebagai gunung tidur meskipun sebenarnya memiliki 5 buah kawah: kawah Condrodimuko, kawah Kombang, Kendang, Rebab, dankawah Sambernyowo. Gunung Merbabu dapat di daki dari empat jalur yakni Thekelan, Cunthel, Wekas dan Selo.
  • Transportasi
    • Jalur Selo
Untuk menuju ke tiga posko pendakian Thekelan, Cunthel, dan Wekas para penggiat alam bebas dari Jawa Barat atau Jawa Timur bisa menggunakan transportasi darat kereta api, dari jawa barat naik kereta api Tawang Jaya dari stasiun Senen Jakarta menuju stasiun Poncol Semarang. Jawa Timur naik kereta api dari stasiun pasar turi menuju Poncol Semarang. Sesampainya di stasiun poncol ini kita naik bus kota menuju terminal Terboyo, dilanjutkan dengan bus jurusan Solo-Semarang turun di terminal boyolali, dengan bus kecil arah selo Sepanjang perjalanan naik bus kecil arah selo kita bisa bilang ke kernet bus untuk turun di jalur pendakian gunung Merbabu Jalur selo
  • Jalur Thekelan, Cunthel, dan Wekas
Untuk menuju ke tiga posko pendakian Thekelan, Cunthel, dan Wekas para penggiat alam bebas dari Jawa Barat atau Jawa Timur bisa menggunakan transportasi darat kereta api, dari jawa barat naik kereta api Tawang Jaya dari stasiun Senen Jakarta menuju stasiun Poncol Semarang. Jawa Timur naik kereta api dari stasiun pasar turi menuju Poncol Semarang. Sesampainya di stasiun poncol ini kita naik bus kota menuju terminal Terboyo, dilanjutkan dengan bus jurusan Solo-Semarang turun di kota Salatiga (pasar sapi),dengan bus kecil arah magelang. Sepanjang perjalanan naik bus kecil arah magelang kita bisa bilang ke kernet bus untuk turun salah satu dari tiga jalur jalur pendakian yang mau kita tuju Thekelan, Cunthel, atau Wekas.


  • Pendakian Jalur Thekelan
Perjalanan dari Pos Tekelan yang berada ditengah perkampungan penduduk, dimulai dengan melewati kebun penduduk dan hutan pinus. Dari sini kita dapat menyaksikan pemandangan yang sangat indah ke arah gunung Telomoyo dan Rawa Pening.Di Pos Pending kita dapat menemukan mata air, juga kita akan menemukan sungai kecil (Kali Sowo). Sebelum mencapai Pos I kita akan melewati Pereng Putih kita harus berhati-hati karena sangat terjal. Kemudian kita melewati sungai kering, dari sini pemandangan sangat indah ke bawah melihat kota Salatiga terutama di malam hari.

Dari Pos I kita akan melewati hutan campuran menuju Pos II, menuju Pos III jalur mulai terbuka dan jalan mulai menanjak curam. Kita mendaki gunung Pertapan, hempasan angin yang kencang sangat terasa, apalagi berada di tempat terbuka. Kita dapat berlindung di Watu Gubug, sebuah batu berlobang yang dapat dimasuki 5 orang. Bila ada badai sebaiknya tidak melanjutkan perjalanan karena sangat berbahaya. Mendekati pos empat kita mendaki Gn. Watu tulis jalur agak curam dan banyak pasir maupun kerikil kecil sehingga licin, angin kencang membawa debu dan pasir sehingga harus siap menutup mata bila ada angin kencang.

Pos IV yang berada di puncak Gn. Watu Tulis dengan ketinggian mencapai 2.896 mdpl ini, disebut juga Pos Pemancar karena di puncaknya terdapat sebuah Pemancar Radio.

Menuju Pos V jalur menurun, pos ini dikelilingi bukit dan tebing yang indah. Kita dapat turun menuju kawah Condrodimuko. Dan disini terdapat mata air, bedakan antara air minum dan air belerang.Perjalanan dilanjutkan dengan melewati tanjakan yang sangat terjal serta jurang disisi kiri dan kanannya. Tanjakan ini dinamakan Jembatan Setan. Kemudian kita akan sampai di persimpangan, ke kiri menuju Puncak Syarif (Gunung Pregodalem) dan ke kanan menuju puncak Kenteng Songo ( Gunung Kenteng Songo) yang memanjang.

Dari puncak Kenteng songo kita dapat memandang Gn.Merapi dengan puncaknya yang mengepulkan asap setiap saat, nampak dekat sekali.Ke arah barat tampak Gn.Sumbing dan Sundoro yang kelihatan sangat jelas dan indah, seolah-olah menantang untuk di daki. Lebih dekat lagi tampak Gn.Telomoyo dan Gn.Ungaran. Dari kejauhan ke arah timur tampak Gn.Lawu dengan puncaknya yang memanjang.Menuju Puncak Kenteng Songo ini jalurnya sangat berbahaya, selain sempit hanya berkisar 1 meter lebarnya dengan sisi kiri kanan jurang bebatuan tanpa pohon, juga angin sangat kencang siap mendorong kita setiap saat.
  • Pendakian Jalur Chuntel
Untuk menuju ke Desa Cuntel berjalan terus mengikuti jalan berbatu hingga ujung. Banyak tanda penunjuk arah baik di sekitar desa maupun di jalur pendakian. Di Basecamp Desa Cuntel yang berada di tengah perkampungan ini, pendaki dapat beristirahat dan mengisi persediaan air. Pendaki juga dapat membeli berbagai barang-barang kenangan berupa stiker maupun kaos.

Setelah meninggalkan perkampungan, perjalanan dilanjutkan dengan melintasi perkebunan penduduk. Jalur sudah mulai menanjak mendaki perbukitan yang banyak ditumbuhi pohon pinus. Jalan setapakberupa tanah kering yang berdebu terutama di musim kemarau, sehingga mengganggu mata dan pernafasan. Untuk itu sebaiknya pendaki menggunakan masker pelindung dan kacamata.Setelah berjalan sekitar 30 menit dengan menyusuri bukit yang berliku-liku pendaki akan sampai di pos Bayangan I.

Pos Bayangan I ini tempat pendaki dapat berteduh dari sengatan matahari maupun air hujan. Dengan melintasi jalur yang masih serupa yakni menyusuri jalan berdebu yang diselingi dengan pohon-pohon pinus, sekitar 30 menit akan sampai di Pos Bayangan II. Di pos ini juga terdapat banguanan beratap untuk beristirahat.

Dari Pos I hingga pos Pemancar jalur mulai terbuka, di kiri kanan jalur banyak ditumbuhi alang-alang. Sementara itu beberapa pohon pinus masih tumbuh dalam jarak yang berjauhan.Pos Pemancar atau sering juga di sebut gunung Watu Tulis berada di ketinggian 2.896 mdpl. Di puncaknya terdapat stasiun pemancar relay. Di Pos ini banyak terdapat batu-batu besar sehingga dapat digunakan untuk berlindung dari angin kencang. Namun angin kencang kadang datang dari bawah membawa debu-debu yang beterbangan.

Pendakian di siang hari akan terasa sangat panas. Dari lokasi ini pemandangan ke arah bawah sangat indah, tampak di kejauhan Gn.Sumbing dan Gn.Sundoro, tampak Gn.Ungaran di belakang Gn. Telomoyo.Jalur selanjutnya berupa turunan menuju Pos Helipad, suasana dan pemandangan di sekitar Pos Helipad ini sungguh sangat luar biasa. Di sebelah kanan terbentang Gn. Kukusan yang di puncaknya berwarna putih seperti muntahan belerang yang telah mengering. Di depan mata terbentang kawah yang berwarna keputihan. Di sebelah kanan di dekat kawah terdapat sebuah mata air, pendaki harus dapat membedakan antara air minum dan air belerang.

Perjalanan dilanjutkan dengan melewati tanjakan yang sangat terjal serta jurang disisi kiri dan kanannya. Tanjakan ini dinamakan Jembatan Setan. Kemudian kita akan sampai di persimpangan, ke kiri menuju Puncak Syarif (Gunung Prengodalem) dan ke kanan menuju puncak Kenteng Songo ( Gunung Kenteng Songo) yang memanjang.Dari puncak Kenteng songo kita dapat memandang Gn.Merapi dengan puncaknya yang mengepulkan asap setiap saat, nampak dekat sekali.Ke arah barat tampak Gn.Sumbing dan Sundoro yang kelihatan sangat jelas dan indah, seolah-olah menantang untuk di daki. Lebih dekat lagi tampak Gn.Telomoyo dan Gn.Ungaran. Dari kejauhan ke arah timur tampak Gn.Lawu dengan puncaknya yang memanjang.
  • Pendakian Jalur Wekas
Wekas merupakan desa terakhir menuju puncak yang memakan waktu kira-kira 6-7 jam. Jalur wekas merupakan jalur pendek sehingga jarang terdapat lintasan yang datar membentang. Lintasan pos I cukup lebar dengan bebatuan yang mendasarinya. Sepanjang perjalanan akan menemui ladang penduduk khas dataran tinggi yang ditanami Bawang, Kubis, Wortel, dan Tembakau, juga dapat ditemui ternak kelinci yang kotorannya digunakan sebagai pupuk. Rute menuju pos I cukup menanjak dengan waktu tempuh 2 jam.

Pos I merupakan sebuah dataran dengan sebuah balai sebagai tempat peristirahatan. Di sekitar area ini masih banyak terdapat warung dan rumah penduduk. Selepas pos I, perjalanan masih melewati ladang penduduk, kemudian masuk hutan pinus. Waktu tempuh menuju pos II adalah 2 jam, dengan jalur yang terus menanjak curam.

Pos II merupakan sebuah tempat yang terbuka dan datar, yang biasa didirikan hingga beberapa puluhan tenda. Pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur Pos II ini banyak digunakan oleh para remaja untuk berkemah. Sehingga pada hari-hari tersebut banyak penduduk yang berdagang makanan. Pada area ini terdapat sumber air yang di salurkan melalui pipa-pipa besar yang ditampung pada sebuah bak.

Dari Pos II terdapat jalur buntu yang menuju ke sebuah sungai yang dijadikan sumber air bagi masyarakat sekitar Wekas hingga desa-desa di sekitarnya. Jalur ini mengikuti aliran pipa air menyusuri tepian jurang yang mengarah ke aliran sungai dibawah kawah. Terdapat dua buah aliran sungai yang sangat curam yang membentuk air terjun yang bertingkat-tingkat, sehingga menjadi suatu pemandangan yang sangat luar biasa dengan latar belakang kumpulan puncak - puncak Gn. Merbabu.

Selepas pos II jalur mulai terbuka hingga bertemu dengan persimpangan jalur Kopeng yang berada di atas pos V (Watu Tulis), jalur Kopeng. Dari persimpangan ini menuju pos Helipad hanya memerlukan waktu tempuh 15 menit.

Suasana dan pemandangan di sekitar Pos Helipad ini sungguh sangat luar biasa. Di sebelah kanan terbentang Gn. Kukusan yang di puncaknya berwarna putih seperti muntahan belerang yang telah mengering. Di depan mata terbentang kawah yang berwarna keputihan. Di sebelah kanan di dekat kawah terdapat sebuah mata air, pendaki harus dapat membedakan antara air minum dan air belerang.

Perjalanan dilanjutkan dengan melewati tanjakan yang sangat terjal serta jurang disisi kiri dan kanannya. Tanjakan ini dinamakan Jembatan Setan. Kemudian kita akan sampai di persimpangan, ke kiri menuju Puncak Syarif (Gunung Prengodalem) dan ke kanan menuju puncak Kenteng Songo ( Gunung Kenteng Songo) yang memanjang.

Dari puncak Kenteng songo kita dapat memandang Gn.Merapi dengan puncaknya yang mengepulkan asap setiap saat, nampak dekat sekali.Ke arah barat tampak Gn.Sumbing dan Sundoro yang kelihatan sangat jelas dan indah, seolah-olah menantang untuk di daki. Lebih dekat lagi tampak Gn.Telomoyo dan Gn.Ungaran. Dari kejauhan ke arah timur tampak Gn.Lawu dengan puncaknya yang memanjang.
  • Pendakian Jalu Selo
Kecamatan Selo masuk wilayah Kabupaten boyolali, Jawa Tengah. Selo berada di tengah-tengah antara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Pendaki yang hendak menapaki puncak Gunung Merapi lebih suka mengambil jalur dari Selo ini. Sedangkan Pendaki Gunung Merbabu lebih suka mendaki dari Kopeng dan turun di Selo.

Sebelum melakukan Ppendakian sebaiknya lapor di Kantor Polisi Selo, setelah mendaftar untuk menuju ke basecamp Gn. Merbabu, dari Selo tepatnya dari kantor Polisi, pendaki harus berjalan kaki menyusuri jalan aspal sekitar 3 jam, cukup jauh dan menanjak sehingga cukup melelahkan. Melintasi perkampungan penduduk dan ladang-ladang yang berada di lereng-lereng terjal. Pendaki bisa menyewa mobil bak sayuran untuk menuju ke basecamp, atau bisa juga naik ojek. Untuk pemanasan pendakian, berjalan kaki bisa menjadi pilihan yang lebih murah.

Biasanya pendaki menginap di rumah warga setelah atau sebelum mendaki gunung Merbabu yang juga menjadi basecamp. Rumahnya sangat besar bisa menampung puluhan pendaki yang menginap. Di rumah warga ini pendaki bisa memesan makanan dan minuman, seperti nasi goreng, mie rebus, dan kopi. Stiker kaos dan aneka cendara mata juga bisa di peroleh di basecamp yg berupa rumah-rumah penduduk ini. Hanya terdapat satu buah kamar mandi yang airnya mengalir sangat kecil sehingga apabila ramai pendaki yang menginap, maka harus mengantri lama untuk ke kamar mandi.

Dari basecamp, pendakian diawali dengan melintasi area perkemahan yang sangat luas yang ditumbuh pohon-pohon pinus sehingga cukup rindang dan sejuk di siang hari. Agak landai kemudian mulai memasuki kawasan hutan. Jalur pendakian masih cukup landai, namun akan banyak dijumpai pertigaan, maupun perempatan jalur yang menuju ke perkampungan penduduk, maupun jalur penduduk mencari kayu bakar dan rumput, untuk itu tetap pilih jalur yang paling lebar. Berjalan sekitar satu jam akan sampai di perempatan jalur.

Dari perempatan jalur masih agak landai melintasi hutan akan berjumpa dengan sungai kering yang berisi pasir. Setelah menyeberangi sungai kering jalur mulai agak menanjak namun masih melintasi hutan. Setelah berjalan sekitar satu jam dari sungai kering ini jalur terjal sekali meliuk mendaki bukit dan sampailah kita di tikungan macan. Di Tikungan Macan ini kita bisa memandang ke bawah ke arah jurang yang masih diselimuti hutan yang lebat. Di tikungan Macan ini pendaki yang turun bisa kesasar karena jalur yang sebenarnya berada disisi samping bukan lurus ke bawah.

Dari Tikungan Macan jalur mulai sedikit terbuka, namun masih melintasi hutan yang sudah tidak terlalu lebat lagi. Jalur mulai menanjak, setengah jam berikutnya jalur mulai agak sulit dan semakin terjal. Sekitar satu jam dari Tikungan Macan pendaki akan sampai di Batu Tulis.

Batu Tulis adalah tempat terbuka yang cukup luas, di tengahnya terdapat sebuah batu yang cukup besar. Pemandangan indah di sekitar Batu Tulis bisa menjadi pengobat lelah. Banyak terdapat Edelweiss yang tumbuh tinggi dan besar sehingga bisa digunakan untuk berteduh. Pendaki yang turun Gn.Merbabu, di Batu Tulis ini terdapat juga jalur alternatif yang kelihatan sangat jelas namun sedikit mendaki bukit. Jalurnya berbahaya melintasi punggungan yang sempit dengan sisi jurang di kira dan kanan, sebaiknya tidak melewati jalur ini, tetaplah mengikuti jalur yang resmi.

Dari Batu Tulis medan mulai terbuka berupa padang rumput yang sangat terjal dan berdebu. Bila di musim hujan jalur ini licin sekali sehingga perlu perjuangan sangat keras untuk merangkak ke bergerak ke atas. Puncak Gunung Merbabu masih belum kelihatan, pendaki masih harus melewati empat buah bukit yang terjal untuk sampai di puncak Gunung Merbabu.

Sekitar 1 jam berjuang melintasi medan yang berat dan terjal pendaki akan sampai di puncak bukit, selanjutnya turun dan landai melintasi padang rumput. Pemandangan sekitar di Padang Rumput ini sangat indah, seperti bukit-bukit Teletubies. Sedikit naik bukit dan kemudian turun lagi pendaki akan sampai di Jemblongan yakni sebuah tempat yang banyak di tumbuhi Edelweiis dalam ukuran besar dan rapat sehingga sehingga membentuk hutan yang rindang.

Pendaki bisa beristirahat sejenak sambil tiduran di bawah rindangnya hutan Edelweiss. Di sini adalah tempat terakhir yang bisa digunakan untuk berteduh dan beristirahat dengan nyaman, karena jalur selanjutnya berupa padang rumput terbuka yang kering dan sangat terjal, berdebu di musim kemarau dan sangat licin di musim hujan.

Dari Jemblongan kembali pendaki harus berjuang untuk mendaki bukit yang terjal, licin dan berdebu. Puncak Gunung Merbabu masih belum kelihatan karena tertutup bukit. Pemandangan alam cukup menghibur, di sisi kiri terdapat Gunung Kenong dan di sisi kanan terdapat gunung Kukusan yang runcing dan terjal.

Setelah berjalan sekitar 1 jam akan tampak puncak Gunung Merbabu. Pemandangan yang sangat indah di depan mata, sekaligus pemandangan yang mencengangkan, karena kita memandang jalur medan terjal yang harus kita tempuh untuk menggapai puncak gunung Merbabu. Berbalik arah pemandangan ke arah Gunung Merapi juga sangat indah sekali. Bila kita berjalan dengan cermat sekitar sekitar 25 meter di sebelah kanan jalur akan kita temukan sebuah batu berlobang.Sekitar 30 menit hingga 1 jam diperlukan perjuangan akhir dengan menapaki jalur padang rumput yang terjal dan berdebu untuk mencapai Puncak tertinggi gunung Merbabu. Setibanya di Puncak Gunung Merbabu, untuk menuju Puncak Kenteng Songo kita berjalan sekitar 10 menit ke arah Timur.

Di Puncak Kenteng Songo terdapat batu berlobang yang dikeramatkan masyarakat. Di puncak ini terdapat batu kenteng / lumpang / berlubang dengan jumlah 9 buah yang hanya bisa dilihat, menurut penglihatan paranormal. Mata biasa hanya melihat 4 buah batu berlobang.

Dari puncak Kenteng songo kita dapat memandang Gn. Merapi dengan puncaknya yang mengepulkan asap setiap saat, nampak dekat sekali.Ke arah barat tampak Gn.Sumbing dan Sundoro yang kelihatan sangat jelas dan indah, seolah-olah menantang untuk di daki. Lebih dekat lagi tampak Gn. Telomoyo dan Gn.Ungaran. Dari kejauhan ke arah timur tampak Gn. Lawu dengan puncaknya yang memanjang.

Pesan

Disini saya tidak meberikan estimasi biaya perjalanan karena estimasi biaya setiap waktu bisa berubah dan saya menganjurkan untuk tanya langsung ke petugas langsung dengan cara menghubungi petugas lewat postingan CP petugas silahkan klik di sini untuk mengetahui nomer telfon petugas gunung


YOU MIGHT ALSO LIKE ARTICLES

106 comments:

  1. kalau untuk pendaki pemula lebih baik pake jalur apa ya ?atau dari keempat jlaur tersebut yang medannya paling mudah yang mana ya ?terimakasih

    ReplyDelete
  2. salam keong mbak irn : kalo paling termudah itu menurut ku gak ada mbak soalnya menurut saya naik gunung itu sulit semua.. tapi kalo jalur merbabu trek terpendek itu via wekas.

    ReplyDelete
  3. Setelah saya baca dan saya melihat foto ketika d jembatan setan, jalur itu sangat terjal sekali.. kenyataannya bagaimana sih . Menurut mas muhamad hamdan??. Terus bgaimna untuk pendaki pemula yang meleatinya. Apakaj sanggup???

    ReplyDelete
  4. @amenk Smile: kenyataanya ya terjal boy tapi aman kok kalo hati2 boy.. semua sanggup klo fisiknya masih kuat boy.. #SalamNgeong

    ReplyDelete
  5. kira2 klo pendaki yg kira2 umurnya 18th gmn ya mas muhammad hamdun ?

    ReplyDelete
  6. @ Muhammad Raichi: gmn apanya ya boy? klo mendaki boleh2 aja kok yang penting jangan samai gak safty lo boy.. tetep sfty

    ReplyDelete
  7. minta info keberadaan mata air di jalur selo. mas bro....makasih... :-)

    ReplyDelete
  8. @raden ngabei : jalur selo disarankan bawa air dari bascam boy.. soalnya gak ada sumbermata air .. terimakasih kunjunganya Sobat keong

    ReplyDelete
  9. Tempat ngecamp yg aman dimana bang sebelum muncak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mau lewat jalur mana boy? klo mau lewat jalur wekas paling enak pos 2 karena di pos dua ada air

      Delete
  10. bang kalo jalur yang paling aman dan enak serta mendapatkan pemandangan yang indah itu ,. pake jalur yg mana y bang,..???

    ReplyDelete
    Replies
    1. semua aman boy.. tapi kalo menurut saya yang paling bagus viewnya itu via selo mas. camp nya di padang sabananya yang satu atau dua di sananya vienya gunung merapi

      Delete
  11. Insya Allah April ane lewat Cunthel masbro !

    ReplyDelete
  12. bang keong, mau nanya nih ane mau ke merbabu niatnya sih ngelintas . naik dari selo tapi turunnya masih belom direncanakan . yang enak turunnya lewat jalur mana bang ? biar dapet sabana 1 sabana 2 sama kelima puncaknya ? jalur turunnya kalo bisa jangan yg jauh sama stasiun poncol . tolong sarannya om keong makasih .

    ReplyDelete
  13. @ardhannugrahan mas nya itu mau lintas ke merapi? klo menurut ku klo mau lang sung dua dgunung merbabu merapi, masnya lewat merbabu via wekas aja.. dari bascamp ke puncak dekat soalnya desa di bascamp lewat jalur wekas itu ketinggian udah 2000 nah turun lewat jalur selo entar disana entr bakal ngelewatin sabana 1 dan sabana 2 abis itu lanjut merapi deh..

    oya kalo mau mampir di #GubukKeong silahkan mas.. gubuk keong letaknya di deket masjid agung jawa tengan semarang.. #SalamNgeong :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dr puncak merbabu k sabana itu brpa lama ya bang?
      18 april nanti mw 2M ni, skr lagi bikim itin nyaa

      Delete
  14. Nggak jadi mas keong . Kemerbabu aja . Naek dari wekas turun di selo ya ? Insyaallah nanti mampir ya om keong . Insyaallah 17-20april tiket kereta sudah ditangan hehe cuma masih bingung transportnya aja dari semarang poncol

    ReplyDelete
  15. Om keong minta pin bb atau ga nomer hp dong om . #salamkeong

    ReplyDelete
  16. mas @ardhannugraha cek di info kontak mas ada pin bbm ku.. panggil gendut aja.. masih muda gini panggil om.. kapan bisa lakunya *eh malah curhat :D

    ReplyDelete
  17. bang dari stasiun ada kendaraan umum sekitar jam 2 pagi ga bang?

    ReplyDelete
  18. mas anas.. belum ada mas.. kendaraan umum paling taxi.. kalo angkot jam 5 an..
    mas hadi ni yang ditanyakan dari sabana mana ni? kalo dari sabana 2 deket mas kurang lebih 1 jam sabana naik ke puncak

    ReplyDelete
  19. Untuk jalur wekas gimna dengan sumber airnya bang ?
    mau brangkat lewat jalur wekas & turun merbabu lewat selo, estimasi brp hari bang ?

    ReplyDelete
  20. mas #aweng jalur wekas sumber air di pos dua mas.. estimasi bascamp sampai pos dua 2 jam setengah lah. terserah mau camp di pos dua wekas atau di sabana 2 juga bisa..

    ReplyDelete
  21. Oke" info bisa ditrima
    Untuk total estimasi ke merbabu ndaki via wekas & turun via selo total brapa hari kira" ?
    Ini saya mau mengkondisikan karna kita dari surbya hehehe

    ReplyDelete
  22. hha klo estimasi waktu saya gak pernah waktuin mas saat #TripNgeong tau sendiri namanya aja dah keong jalanya suante wes :D.. wah arek suroboyo ki fisik'e sak jose mas.. kemaren aq anter tmn ponorogo,malang fisike koyok jaran kabeh aq malah senk di terke :D

    ReplyDelete
  23. Heheh sama aja lah kalok fisik,
    Bagi saya pribadi nggk butuh lah ndaki cpet" ntar malah jadi kesombongan yg kluar & kita tdk bisa menikmati perjalanan kita. Sewajarnya aja
    Ini insyaallah april mau ke merbabu

    ReplyDelete
  24. mas keong kalo naik malam enaknya start jam berapa biar nyampek puncak pagi

    ReplyDelete
  25. mas, kalo dari salatiga bisa ke wekas kan mas?

    ReplyDelete
  26. Salam lestari ;)
    Salam persahabatan dari saya , silahkan mampir di artikel saya pada blog http://lavandula-angusttifolia.blogspot.com/ ;) Terima Kasih

    ReplyDelete
  27. infonya sangat membantu isya alloh saya mau ngesot ke sana 13 mei

    ReplyDelete
  28. dari stasiun poncol, bisa langsung ke salatiga atau harus ke terboyo dulu mas? dan naik apa yaa? terimakasih mas

    ReplyDelete
  29. @bontel bisa klo mas dari stasium poncol naik taxi bisa sampai salatiga mas.. bahkan bisa sampai ke bascamp merbabu hhe :D..
    klo naik bus mas harus ke terboyo dulu, busnya namanya safari bus semarang - solo tapi entr bilang turun di pasar sapi salatiga mas

    ReplyDelete
  30. Mas.,biaya transportasi dr stasiun k pos registrasi Merbabu masing-masing Bus brpa? Terima kasih

    ReplyDelete
  31. Mas keong nannya ya. Kalo via selo turun stasiun paling deket tetep stasiun Poncol Semarang atau ada stasiun yg lain mas? Terimakasih :)

    ReplyDelete
  32. Bang keong... Mau nanya niii. Ak pengen mendaki gunung merbabu.. Tp kmrn ak blm siap. Apa ada pemanasan" sblm mendaki bagi pemula? Beratq 70kg. Tinggi 160. Salamakenal bangg. Mksh

    ReplyDelete
  33. ardi renaldi: wah lupa mas.. kira2 klo transpot buat pulang pergi itu gak sampai 70 rb

    RIZKY AHMAD : kalo dari selo paling deket menurut saya stasiun di solo mas

    ReplyDelete
  34. Mas maap banyak tanya. Saya udah fix naik kereta turun di Solo Purwosari, saya sampai Solo Purwosari kisaran jam 10malam. Kira2 disana ada carteran mobil sampai selo ga mas? Makasih

    ReplyDelete
  35. mas #Rizky Ahmad kurang tau mas kalo carteran di solo.. kalo di semarang saya pnya kenalan.. soalnya saya domisili semarang.. coba aja mas naik bus menuju terminal boyolali.. terus tanya2 carteran mobil ke selo.. soalnya boyolali deket sama selo paling sekitaran 1 jam sampai 1 setengah menuju selo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Omm..
      Boleh minta CP'a nda...!?
      Sama sekalian minta CP untuk carteran dari poncol yaa omm...
      Sms,Tlfn,Whatsapp : 085694965991
      Trima kasih omm...��

      Delete
  36. Tapi kalo malem jam setangah 10 gt ada angkot ga sih mas kira2 kalo mau ke terminal boyolali nya?

    ReplyDelete
  37. Slamat siang mas..sy rencana tgl 25 besok mau ke merbabu mas. Sy dari jakarta naik kreta ke jogja. Rencananya mau naik ke merbabu jalur wekas. Kira2 transportasinya gimana ya mas? Makasih infonya mas

    ReplyDelete
  38. mas @rizal ahmad : seingat saya masih ada bus mas arah boyolali

    mas @leo naik bus arah Semarang turun di kota Salatiga (pasar sapi),dengan bus kecil arah magelang. Sepanjang perjalanan naik bus kecil arah magelang kita bisa bilang ke kernet bus untuk turun salah satu dari tiga jalur jalur pendakian yang mau kita tuju Thekelan, Cunthel, atau Wekas.

    makasih semua klo ada pertanyaan biar cepet balesnya silahkan follow twitternya mas @KeongTraveler

    ReplyDelete
  39. Minta pin bbm nya dong mas

    ReplyDelete
  40. lewat twitter aja #SobatKeong soalnya pinya lagi di brosur blm di anter2 :D ni ID twitternya @KeongTraveler

    ReplyDelete
  41. Salam lestari..mw nanya nih mas. Ane rencana naik wekas turun selo tgl 30-31 juli besok...klo dari wekas harus booking dulu kayak gunung gede atau bebas tinggal naik aja tanpa booking??

    N apakah ada jasa guide dr wekas ke selo?? Klo ad sms ya mas di 087877782474...
    Tnx

    ReplyDelete
  42. Salam lestari....
    Ikut nyimak ah m pertanyaan yg diatas.
    Skalian mau nanya, kalo mw naek via wekas - selo, ada gak ya kendaraan yg bs dicarter n biayanya berapa?
    rencananya 26 september mw ksna.
    Ini contact ane 087838454072.
    makasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gan ente coba hubungi pak tono di 081325932700 beliau posisinya di chuntel tapi bisa untuk jemput di semarang poncol dan antar ke chuntel/wekas. Untuk biaya ke chuntel 500rb kalau wekas 650rb. Kemarin ane tanya untuk rombongan ane 10org. Inshaallah 19 sept ini ane berangkat gan..

      Delete
  43. Yg punya kamar jelas banget penjelasannya....jadi langsung faham ane....sukses bro.....i m coming merbabu

    ReplyDelete
  44. Gan ane minta contact personya dong : ini nomer ane gan, seminggu lagi mau naik ke merbabu nih . Nih nomer ane 081380210538

    ReplyDelete
  45. Tolong ya gan? Nanti insya allah saya sekalian mampir ke sana, tolong hubungin kontak ane ya gan -aldi

    ReplyDelete
  46. posisi sekarang sudah gak tinggal di semarang sobat, saya sekarang sudah tinggal di jakarta saya kerja di sini soalnya

    ReplyDelete
  47. mas @Muhammad Hamdun
    kalo dari jakarta mau ambil jalur wekas bisa turun angkutan dimana dan sambung angkutan apa lagi ya? maklum buta jalan mas hehehe
    minta perincian transportasinya aja hehehe

    ReplyDelete
  48. Mas minta infonya dong,merbabu februari buka ga ? Saya sama rombongan dari tangerang selatan sekitar 16 februari mau kesana

    ReplyDelete
  49. Mas utk tgl 2 februari pendakian via selo aman apa nggak?soalnya saya mau mengadakan pendakian masa

    ReplyDelete
  50. Keran juga yah, bisa naik gunung merbabu.. Kira-kira kalu dari jogja jalurnya lewat mana ya??

    ReplyDelete
  51. Permisi mas...
    Rencana saya mau ke merbabu mei nanti..
    Berangkat dari jakarta menuju stasiun tawang semarang.
    Smpai. Stasiun tawang
    semarang sekitar jam 2 pagi..
    Untuk menuju terminal boyolali atau pasar ampel dari stasiun tawang saya harus naik angkutan umum apa yah??
    Dan lama waktu tempuh dari stasiun twang ke selo berapa lama..
    Matur suwun

    ReplyDelete
  52. Permisi mas...
    Rencana saya mau ke merbabu mei nanti..
    Berangkat dari jakarta menuju stasiun tawang semarang.
    Smpai. Stasiun tawang
    semarang sekitar jam 2 pagi..
    Untuk menuju terminal boyolali atau pasar ampel dari stasiun tawang saya harus naik angkutan umum apa yah??
    Dan lama waktu tempuh dari stasiun twang ke selo berapa lama..
    Matur suwun

    ReplyDelete
  53. Permisi mas...
    Rencana saya mau ke merbabu mei nanti..
    Berangkat dari jakarta menuju stasiun tawang semarang.
    Smpai. Stasiun tawang
    semarang sekitar jam 2 pagi..
    Untuk menuju terminal boyolali atau pasar ampel dari stasiun tawang saya harus naik angkutan umum apa yah??
    Dan lama waktu tempuh dari stasiun twang ke selo berapa lama..
    Matur suwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dr tawang ke terminal terboyo duyu, nanti ke jurusan solo. Turun boyolali. Selanjutnya ada di postingan diatas... salam Dari pati. Sabtu besok 16/5 Saya ke merbabu via selo

      Delete
    2. Dr tawang ke terminal terboyo duyu, nanti ke jurusan solo. Turun boyolali. Selanjutnya ada di postingan diatas... salam Dari pati. Sabtu besok 16/5 Saya ke merbabu via selo

      Delete
  54. Mas, kalo mau naik langsung merbabu merapi enaknya lewat jalur mana ya, trus enaknya naik yang mana dulu?

    ReplyDelete
  55. Mas maaf nanya lagi, kalo bulan agustus pendakian dibuka gak ya?

    ReplyDelete
  56. @ervian IJin menjawab, Temen2 biasa Lewat wekas Dan selo naek wekas turun selo lanjut merapi jadi doble M. Hari INI 13/5/15 ada pendakian solo Dari bogor. InsaaAlloh Saya sabtu 16/5/15 Dari pati jateng 2 Tim Dari selo

    ReplyDelete
  57. @ervian IJin menjawab, Temen2 biasa Lewat wekas Dan selo naek wekas turun selo lanjut merapi jadi doble M. Hari INI 13/5/15 ada pendakian solo Dari bogor. InsaaAlloh Saya sabtu 16/5/15 Dari pati jateng 2 Tim Dari selo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mas, trus kalo bulan agustus dibuka gak ya pendakian?

      Delete
    2. Buka biasanya agustus.. ada upacara juga puncaknya

      Delete
  58. Mas, lwat chuntel ke puncak kenteng songo itu butuh wktu berapa jam ya? Rata2 umumnya aja

    ReplyDelete
  59. Mas, kalau saya naik Wekas turun Selo bearti kan lewat Ondorante ya. Berbahaya ga ya kira-kira itu sambil pake keril?
    Trims..

    ReplyDelete
  60. Bismillah tanggal 15-16 agustus ini sy melakukan pendakian pertama di merbabu terimakasih infonya,bermanfaat sekali

    ReplyDelete
  61. Boleh minta kontaknya mas? Mau tanya2 pendakian ke merbabu, insya Allah naik tanggal 28 agustus ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba jadi berangkat tgl 28 agstus ini ? Bagi infonya y mba.. kira" ada penginapan yg dekat dengan merbabu g dr area jalur wekas.. saya mau ke sana insyallah bulan depan tgl 16 september.. trimakasih

      Delete
    2. Mba jadi berangkat tgl 28 agstus ini ? Bagi infonya y mba.. kira" ada penginapan yg dekat dengan merbabu g dr area jalur wekas.. saya mau ke sana insyallah bulan depan tgl 16 september.. trimakasih

      Delete
    3. Mba jadi berangkat tgl 28 agstus ini ? Bagi infonya y mba.. kira" ada penginapan yg dekat dengan merbabu g dr area jalur wekas.. saya mau ke sana insyallah bulan depan tgl 16 september.. trimakasih

      Delete
  62. Kunjungi situs kami https://indonesahblog.wordpress.com/2015/08/23/dapat-salam-dari-merbabu/

    ReplyDelete
  63. Lagi isenh iseng browsing ketemu blog kaya gini... Tidak seperti jaman dulu......
    Mantap bro... Sekarang sudah enak ya. Bisa dapet gambaran untuk pendakian, kendala,jalur pendakian, sumber air dan tempat istirahat.
    Lanjut terus mengulas jalur pendakian gunung yang lain...

    ReplyDelete
  64. Oh, this is really nice blog you have shared, I really impressed after reading.

    Thanks
    Forum lendir bb17

    ReplyDelete
  65. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai explorasi gunung merbabu yang menarik.Benar benar sangat bermanfaat jika kita dapat mengetahui tempat wisata yang menarik dan penuh dengan suasana baru.Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai eksplorasi indonesia yang bisa anda kunjungi di http://indonesia.gunadarma.ac.id/

    ReplyDelete
  66. Kalau jalur swanting gimana ya bang? Tingkat kesulitan sama keindahannya gimana di banding wekas? Trs kalau mau sekalian naik merapi pas gak bang naik swanting turun selo? Minta infonya hehe

    ReplyDelete
  67. jalur pendakian merbabu masih di tutup apa sudah di buka pasca kebakaran kemarin?

    mohon infonya

    ReplyDelete
  68. Kira kira biaya transfortasi dari stasiun bandung sampe boyolali berapa ya mas..???

    ReplyDelete
  69. Mas keong mau nanya dong . Kalo turun di stasiun purwosari mau ke wekas naik mobil apa mas . Tolong di share rutenya biar ga kesasar .hehe

    ReplyDelete
  70. Enakan nyimak siaoa tau bisa nyobain 2M hehe

    ReplyDelete
  71. Enakan nyimak siaoa tau bisa nyobain 2M hehe

    ReplyDelete
  72. Mas info jalaur selo dong dari arah jawa barat,saya mau berangkat besok dari bandung

    ReplyDelete
  73. mas...saya sama ade cewek saya pingin kpuncak merbabu sekitar tanggal 6 januari...mohon info dong buat pemandunya buat bantu mendaki soalny kita cuma ber2 ja....klo da info tolong kirim ke email azer99reza@gmail.com terimakasih sbelumnnya....

    ReplyDelete
  74. Saya dari jkt rencana mau ke merbabu maret akhir 25-27, tpi blum ada temen. Yg mau manjat bsa ajak bsa bagi2 bawaan hehe WA 081284945130

    ReplyDelete
  75. mas mau tanya, kalau naik dari tekelan enak nya nge camp di pos berapa ya dan ga jauh untuk summit, makasih mas ngeong.

    ReplyDelete
  76. sekitar tambah informasi yang mau berangkat ke merbabu dari arah surabaya sudah saya jelaskan di blog sayaa
    silahkan yang mau lihat catper saya dari arah surabaya :
    http://arekgresiklagi.blogspot.co.id/2015/12/catper-catatan-perjalanan-gunung.html?m=1

    ReplyDelete
  77. saya juga pernah sekali ke merbabu, simak cerita saya DISINI

    ReplyDelete
  78. Mendaki memang menyenangkan, bagi kamu yang masih pemula, ini dia perlengkapan naik gunung yang harus dipersiapkan.

    ReplyDelete
  79. mas ijin copas yaa, maaf ni buat tugas soang hehe makasih mas

    ReplyDelete
  80. kalo dri cirebon ke merbabu via selo naik kereta yang bagus tujuannya turun di semarang poncol atau lempuyang jogja ?

    ReplyDelete
  81. mas keong boleh minta pin bbm nya gak ? buat nnya" hehehe soalnya saya mau brngkt sebelum puasa

    ReplyDelete
  82. mas keong boleh minta pin bbm nya gak ? buat nnya" hehehe soalnya saya mau brngkt sebelum puasa

    ReplyDelete
  83. Bang keong, boleh minta contact porter yg di merbabu nggak? Saya mau berangkat mei ini lewat jalur selo.., kira2 berapa ya biaya porter?

    Edo.

    ReplyDelete
  84. Kalo biaya live in di rumah warga berapa mas per harinya?

    ReplyDelete
  85. Mas saya tgl 6 open trip ke merbabu enak nya lewat jalur mana ya ? Kalo lewat wekas bisa ke sabana gak?

    ReplyDelete
  86. pendakian merbabu Lewat jalur wekas turun selo lanjut merapi,kira2 butuh berapa hari bang saya dari surabaya..
    Sekalian info rute nya bang
    Masih buta jalan soalnya
    081232918988 sms,tlfn,WA
    7CDE4C86 pin Bbm

    ReplyDelete
  87. pendakian merbabu Lewat jalur wekas turun selo lanjut merapi,kira2 butuh berapa hari bang saya dari surabaya..
    Sekalian info rute nya bang
    Masih buta jalan soalnya
    081232918988 sms,tlfn,WA
    7CDE4C86 pin Bbm

    ReplyDelete
  88. Mas kalo jalur wekas yang orang pada ngerayap dinding itu bener gak sih mas? Thanks

    ReplyDelete

Catatan Harian Keong. Powered by Blogger.