Jalur Pendakian Gunung Sumbing

/
24 Comments

gunung-sumbing
Gunung Sumbing, termasuk gunung tinggi di Jawa terletak di antara wilayah Temanggung dan Wonosobo Jawa Tengah berdiri gagah berdampingan dengan gunung Sindoro di sebelahnya. Gunung bertype strato ini berketinggian 3.371 mdpl, sedangkan kondisi puncaknya terdiri atas batu tebing menjulang tinggi yang dikelilingi oleh kawah - kawah kecil menebarkan asap belerang. Puncak Gunung Sumbing terdiri atas dua puncak, Puncak Buntu, dengan ketinggian 3.362 mdpl dan puncak Kawah, dengan ketinggian 3.372 mdpl.
Peta Pendakian Jalur Sumbing Via Garung

Pendakian gunung ini bisa dilakukan lewat tiga alternatif rute pendakian yaitu:

Rute Pendakian Gunung Sumbing
* Rute Cepit Parakan (Pungungan Timur)
* Rute Bogowongso (Pungungan Barat)
* Rute Desa Garung (Pungungan Utara)


Jalur Pendakian Cepit

Untuk mendaki gunung Sumbing lewat jalur cepit kita dapat berhenti di depan rumasakit ngesti waluyo,kemudian ambil jalan di kanan rumasakit yang menanjak. Di sini tidak terdapat basecamp, Pertama kali kita akan berjalan selama kurang lebih satu jam melewati kebun sayur penduduk. Kita melalui jalanan aspal selama kurang lebih 1,5 jam yang berakhir pada sebuah bangunan pos pengamatan di kiri jalan. Pos tersebut sangat angker karena menurut penduduk sekitar di huni oleh macan gaib. Ambil jalan ke arah kanan maka kemudian kita akan menjumpai sungai di sisi kiri lintasan.

Kemudian kita akan mendaki sekitar dua jam memasuki kawasan hutan, selanjutnya kita akan sampai di padang rumput. Setelah itu akan bertemu dengan Batu Kasur dan Batu Lawang. Terdapat sungai di pos 3 yang ber air hanya di musim hujan.

Jalur menuju puncak sangat sempit dan menanjak, sehingga sangat melelahkan, perlu sangat berhati-hati dan menjaga stamina tubuh. Puncak Gungung Sumbing berbentuk kaldera kecil yang bergaris tengah 800 meter, dengan kedalaman 50-100 m dan beberapa puncak yang runcing. Untuk menuju puncak tertinggi harus turun lagi ke arah kiri dan kemudian naik lagi.

Terdapat lautan pasir, terdapat juga makam leluhur masyarakat setempat yang dikenal dengan sebutan Ki Ageng Makukuhan. Ada beberapa gua salah satunya dikenal dengan nama Gua Jugil yang merupakan gua terbesar. Di kaldera banyak kawah kecil yang berasap belerang. Pemandangannya sangat indah sehingga kita akan merasa enggan untuk meninggalkan puncak tersebut.

Jalur Pendakian Bogowongso

Jalur pendakian Gunung Sumbing via Bowongso merupakan jalur baru yang mulai dibuka sejak tahun 2007 oleh para penggiat alamterbuka ( skydoors ) dibantu dengan masyarakat dan beberapa pihak lain. Desa Bowongso dapat dicapai dari pasar kertek (terletak diantara jalan raya Wonosobo Temanggung ) menggunakan angkutan umum atau ojek. Dengan arah ke selatan 1 km daripasar kertek, terdapat pertigaan menuju arah kiri / ke arah timur sejauh 6 km menuju desa Bowongso. Sesampainya di desaBowongso kita bisa langsung menuju ke rumah kepala desa yang sering digunakan sebagai basecamp oleh para pendaki. Diawalimengisi data diri di buku absen yang disediakan oleh kepala desa, kita bisa sambil mempersiapkan bekal yang akan kita bawa.

Panorama awal pendakian adalah keindahan perkebunan rakyat. Pohon-pohon yang tumbuh kebanyakan adalah cabai dan jagung serta tanaman lainnya. Panorama perkebunan berakhir hingga gardu pandang. Dari gardu pandang jalan akan bercabang dua, ke kiri naik menuju puncak dan kekanan terus mengelilingi perkebunan rakyat. Jalan yang dilalui beralaskan tanah dan masih cukup landai untuk didaki hingga pos I.
Perjalanan dari pos I hingga pos II diwarnai dengan pepohonan di kanan dan kiri jalan. Pohon-pohon ini umumnya setinggi pinggang dan berada di kanan dan kiri jalan sehingga perjalanan akan fokus pada jalan di depan. Hanya sekali-kali saja pemandangan dataran di bawah dapat terlihat. Pohon-pohon disini juga sebagian berbuah salah satunya yang sering ditemukan adalah ceri hutan berwarna hitam matang yang manis untuk dinikmati.

Pos II dan Pos III adalah daratan yang seharusnya indah. Sinar matahari akan langsung menerpa badan. Udara dingin dan hembusan angin mulai terasa dari Pos II dan III. Pos II dan III saat ini bertanahkan hitam akibat kebakaran yang terjadi belum lama ini. Kanan dan kiri jalan akan terlihat pepohonan setelah kebakaran hutan yang terjadi. Pohon-pohon juga sebagian berwarna hitam dan mati. Namun ada juga sebagian tanah kecil yang masih belum terbakar. Juga sering dijumpai rumput hijau yang mulai tumbuh di dataran yang hitam.

Perjalanan menuju pos III akan memakan waktu kurang lebih 4 jam perjalanan. Pos III adalah tempat terbaik untuk bermalam karena pemandangannya yang setinggi puncak gunung Sindoro yang dapat terlihat langsung di Pos III. Pos III juga merupakan dataran lapang terakhir yang mungkin ditemukan sebelum mencapai puncak. Pos III juga adalah pemberhentian terakkhir sebelum menuju puncak. Terkadang pada malam hari akan terdengar suara gamelan yang syahdu untuk didengarkan didepan api unggun yang dapat dibuat di pos ini.

Pendakian menuju puncak akan dilakukan pada subuh hari. Jalan menuju puncak dari Pos III sudah semakin curam dan mulai berbatu. Selama perjalanan, gunung sindoro dapat selalu dilihat pada arah belakang. Dari Pos III akan banyak ditemukan Edelweis sepanjang perjalanan. Perjalanan menuju puncak akan memakan waktu kurang lebih 3,5 jam. Puncak yang dicapai adalah puncak kawah. Adapun puncak tertinggi Rajawali juga langsung dapat dicapai, namun tentunya dibutuhkan kemampuan climbing untuk mencapainya.

Jalur Pendakian Garung

Untuk mendaki gunung sumbing lewat jalur pendakian garung terdapat 2 jalur yang bisa di lewati melalui punggungan sebelah kiri di sebut sebagai jalur lama sedangkan punggungan sebelah kanan sering di sebut jalur baru. pada umunya banyak pendaki yang melewati punggungan sebelah kanan karena sangat mudah.
Dari ketiga jalur pendakian, jalur melalui Dusun Garung adalah jalur yang paling banyak diminati oleh para pendaki karena jalur ini telah banyak petunjuk dan keamanan medannya lebih terjamin dan juga waktu tempuh perjalanan dengan menggunakan jalur ini merupakan yang tercepat dibanding dengan dua jalur lainnya.

Dari Dusun Garung pendaki dapat memulai pendakian dengan alternatif dua jalur pendakian yaitu jalur lama dan jalur baru. Tidak ada perbedaan yang khusus mengenai kedua jalur ini hanya arah dan sudut pendakiannya saja yang sedikit berbeda. Jika menggunakan jalur lama maka akan terasa sangat berat karena di sekitar (seduplak roto ) atau kilometer kelima pendakian pendaki akan menemukan medan pendakian yang berkemiringan sekitar 70 derajat, sehingga pada saat turun hujan akan sangat berbahaya untuk didaki. Berbeda dengan jalur baru yang terletak di sebelah barat jalur lama, medan pendakian tidak seberat jalur lama hanya ketika menggunakan jalur ini pendaki akan banyak melewati daerah perbukitan kecil sehingga akan terasa lebih lama.

Berikut ini adalah pos-pos pendakian gunung sumbing.

Jalur Lama
* Base camp (Posko pengawasan) (Km I) 1455 M
* Ladang pertanian (tembakau) (Km II)
* Malim (Km III)
* Genus (Km IV) 2240 M
* Seduplak Roto (Km V)
* Pestan 2437 M
* Pasar Watu (Watu Kotak) 2763 M
* Tanah Putih (KM VI)
* Puncak Buntu 3371 M
* Puncak Kawah (KM VII)


Jalur Baru
* Base Camp (Km I)
* Ladang pertanian (Km II)
* Kedung (Bosweisen) (Km III)
* Gatakan (Km IV) 2240 M (Pos 2)
* Krendegan


Setelah krendegan ini maka jalur kembali menjadi satu (bergabung dengan jalur lama) di daerah pestan 2437 M.

Jalur menuju ke puncak setelah ladang pertanian adalah jalur bebatuan. Jalur bebatuan ini dikenal rawan longsor jadi pendaki disarankan berhati-hati melewati jalur ini. Setelah melewati jalur bebatuan ini maka pendaki akan dapat mencapai puncak buntu (3371 M). dari puncak ini pendaki harus mengelilingi jalan setapak untuk dapat turun menuju Kawah Besar Gunung Sumbing.

Dari puncak buntu pada pagi hari pendaki dapat melihat megahnya Gunung Sundoro yang terdapat tepat di depan mata dan keindahan Gunung Slamet (3428 M) 110 Km sebelah barat Gunung Sumbing.

Waktu perjalanan yang dibutuhkan pendaki untuk dapat mencapai puncak adalah antara 8 sampai 15 jam perjalanan tergantung cuaca dan fisik pendaki. Itupun dengan menggunakan jalur Garung yang termasuk paling cepat diantara jalur lainnya. Apabila pendaki akan mencoba jalur cepit parakan atau jalur kalikajar maka perjalanan menuju puncak bisa memakan waktu satu asmapi dua hari perjalanan karena jalurnya landai dan rambu menuju puncak tidak sebanyak jalur garung.

Selain pandangan yang lepas memandang kesegala arah selama pendakian, gunung ini juga mempunyai kawah yang bisa dituruni. Dasarnya ditumbuhi oleh rumput dan dikelilingi oleh tebing batu. Lokasi ini juga bisa dijadikan tempat bermalam. Cari tempat yang agak jauh dari lobang kawah tempat keluarnya asap belerang.

Pesan

Disini saya tidak meberikan estimasi biaya perjalanan karena estimasi biaya setiap waktu bisa berubah dan saya menganjurkan untuk tanya langsung ke petugas langsung dengan cara menghubungi petugas lewat postingan CP petugas silahkan klik di sini untuk mengetahui nomer telfon petugas gunung


YOU MIGHT ALSO LIKE ARTICLES

24 comments:

  1. Ahh suka mendaki gunung juga yaa..sy jg suka ... duluu
    Gunung Sumbing, sy bs liat dari rmh pakde sy di Magelang.
    Sy jg ada tulisan ttg pendakian sy duluu..waktu di Gunung Talang, Sumbar. Keterangannya komplit yaa, gak spt py sy heheh

    Salam Kenal :)

    ReplyDelete
  2. iya mbak suka tapi dulu saat belum kenal sama yang namanya skripsi sering naik gunung... tapi gara2 sekarang kenal sama skripsi jadi terbengkalai deh hobinya :D

    makasih mbak dah berkunjung.. kapan2 kalo maen ke semarang jangan lupa mampir ke home base gubuk keong ya mbak dwe :)

    ReplyDelete
  3. setiap mau mendaki, searching dulu.. daaaan selalu mampir ke blog abang :D
    terima kasih. doakan semoga bulan depan bisa k sumbing. aamiin :)

    ReplyDelete
  4. @Ne.u Wijayanto sukses mbak pendakianya *salam ngeong :)

    ReplyDelete
  5. Makasih atas infonya,, besok saya mau ke sumbing,.,

    Salam lestari

    ReplyDelete
  6. keong emang selalu jadi pilihan saya kalau mau naek, cuma baru kali ini berani nulis....
    insyaAlloh Sept ini mau naek sindoro sumbing, mau minta ide jalur biar ga banyak nambah hari bolos nih....

    trims
    udday

    ReplyDelete
  7. Bwt mas mbk lo mendaki mempir rmhbq iya hehehe

    ReplyDelete
  8. Terima kasih info nya,ane rencana tanggal 20 ini ke sumbing.
    Jadi saran nya lebih baik lewat jalur garung yahh,klo lewat jalur ini klo cuma semalam bisa yahh.soalnya waktu nya ga bnyak.hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bang ada cpnya basecamp di sumbing nggak? Mau berangkat besok kamis tapi takutnya tutup

      Delete
    2. Gak ada.. kalau sumbing. Kayak.e benas gan

      Delete
  9. Yg belom pernh naik via wunut coba..... lebih seru gaesh...

    ReplyDelete
  10. berarti lebih baik pake jalur garung dong yaa ? terus pas muncak gimana viewnya ? suhu pas malemnya berapa derajat ? tapi thanks info jalurnya nih doain 5 hari lagi saya naik ke sumbing

    ReplyDelete
  11. Ada yg bisa share info soal pendakian gunung sumbing via kaliangkrik gak kak?

    ReplyDelete
  12. Salam kenal. November tahun lalu saya ke Sumbing. Kabar gembira karena pendakian dari jalur Cepit sudah memiliki Basecamp. Pengalaman saya, warga sangat helpfull. Mereka biasanya menawarkan ojek per orang 20 rb untuk mengantarkan sampai wilayah hutan. Baiknya, pihak basecamp membekali kami dengan satu walkie-talkie untuk mengontak mereka jika terjadi sesuatu. Namun mereka akan memberikan service gratis bila kita dalam kesulitan. Saat teman kami sudah tidak kuat saat turun, kami mengontak mereka, dan di luar dugaan puluhan orang menyusu kami, membawakan carrier, memapah yang sulit berjalan. Bahkan mereka menyiapkan tandu jika diperlukan. Warga sepertinya sudah satu visi untuk menolong para pendaki. Pantas dicoba keramahtamahan mereka. Salam

    ReplyDelete
  13. ana mau ke sindoro - sumbing tanggal 5 februari , awal ke sindoro dulu via kledung baru lanjut ke sumbing , semoga lancar dan bisa menikmati keindahan ciptaan tuhan dari 2 puncak sindoro dan sumbing , #SalamLestari

    ReplyDelete
  14. Ada nomernya base camp via cepit gk nih gan?

    ReplyDelete
  15. makasih kak, info jalur pendakian gunung sumbing via garungnya sangat membantu kami utk melakukan persiapan pra pendakian :)

    ReplyDelete
  16. Bangga bisa berdiri di puncak Rajawali MT Sumbing

    ReplyDelete
  17. Makasih banget informasinya bang,
    Selam ini sebelum daki selalu baca Blog ini dulu biar gak kesasar. hehehe....

    ReplyDelete
  18. Makasih infonya bang... Kl jadi... Akhir bulan saya mau ke sumbing... Oya bang mau nanya... Kalo jalur paling mudah ke sumbing kn lwt dsn garung jalur baru... Itu kira2 kalo ndaki tp personilnya belum ada yg tau jalur... Bisa sampe puncak terus turun lagi ngga ya??

    ReplyDelete
  19. Mau tanya, pendakian sumbing ini apakah lebih berat dr semeru? Karena saya baca2 di blog-blog yg tersedia, disarankan perorang membawa 4×1.5L air.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  20. Mau tanya, pendakian sumbing ini apakah lebih berat dr semeru? Karena saya baca2 di blog-blog yg tersedia, disarankan perorang membawa 4×1.5L air.
    Terimakasih

    ReplyDelete

Catatan Harian Keong. Powered by Blogger.