Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan

Gunung Slamet berada di lima kabupaten, yaitu Kab. Banyumas, Brebes, Tegal, Pemalang dan Kab. Purbalingga, Jawa Tengah. Merupakan gunung berapi aktif, meskipun tergolong gunung berapi yang sering beraktifitas, namun gunung ini tidak pernah sepi dari kunjungan para pendaki. Gunung Slamet ini menjadi gunung tertinggi di Jawa tengah Nah sahabat, kali ini saya akan mengupas secara detail mengenai jalur pendakian Gunung Slamet via Blambangan.


Gunung slamet berada di ketinggian 3428 mdpl (meter diatas permukaan air laut) ini juga merupakan gunung yang masih aktif. Jalur Bambangan ini merupakan jalur yang paling popular karena cenderung lebih pendek dari jalur – jalur lain.

Informasi Transportasi Menuju Basecamp Bambangan

Bila kita dari arah Purwokerto, naiklah bus dari terminal Purwokerto menuju terminal Bobot Sari, kemudian dilanjutkan dengan naik angkutan desa jurusan Pratin, sekitar 35 menit, kita sudah sampai di basecamp Bambangan.

Jika dari arah Pantura, naiklah bus jurusan Purwokerto, kemudian turun di perbatasan desa Karangreja. Dilanjutkan dengan naik angkutan desa warna biru menuju basecamp Bambangan.

Dari Jakarta, usahakan untuk menggunakan bus jurusan Bobotsari agar tidak perlu repot transit di terminal Purwokerto. Turunlah di Serayu dan lanjutkan perjalanan dengan naik angkot menuju desa Bambangan. Bila naik kereta, turunlah di stasiun Pemalang atau Purwokerto, lanjut naik angkot menuju basecamp Bambangan.

Catatan: Usahakanlah untuk sampai di terminal Purwokerto sebelum maghrib. Sebab, setelah lewat magrib, angkutan umum akan sangat langka.
  
Pendakian Gunung Slamet Via Bambanga

Setelah sampai di basecamp Bambangan, kita diwajibkan untuk mendaftarkan diri, dan menyerahkan satu KTP untuk perwakilan rombongan. Serta melengkapi administrasi. Di basecamp, kita bisa menemukan beberapa warung yang menjual beragam makanan, ringan dan berat, dan aneka souvenir, seperti perlatan mendaki, gantungan, kaos, emblem dan sticker.

Oh ya sahabat sebelum mendaki alangkah baiknya kita periksa kembali perbekalan logistik, bila ada yang masih kurang, kita bisa melengkapinya di sini. Basecamp Bambangan termasuk basecamp yang sangat nyaman dan memanjakan. Selain warung, di sana pun tersedia beberapa tempat penginapan, berupa saung milik warga yang membuka warung. Kita bisa tidur atau sekedar beristirahat.

  • Basecamp Bambangan - Pos 1 (Gardu Pandandang)
Memulai perjalanan diawali dengan melewati Gerbang Pendakian Gunung Slamet yang fenomenal di kalangan para pendaki. Selepasnya, pemandangan asri berupa ladang milik penduduk sekitar, jalanan cendrung sangat terbuka, sehingga bila berjalan di siang hari, sengatan matahari siap menyapa tubuhmu.

Perjalanan menuju pos 1, kurang lebih, memakan waktu 3 jam. Cukup lama. Usahakan memulai perjalanan sepagi mungkin, agar kita terhindar dari sengatan matahari.

  • Pos 1 - Pos 2 (Pondok Walang) 
Sesampainya di pos 1, kita akan melihat sebuah bangunan terbuka nan luas, bisa digunakan untuk sekedar beristirahat dan kopi-kopi. Pemandangan di sana pun bisa mengobati hati yang lara, berupa bentangan ladang yang luas dan bukut-bukit hijau.

Selepas dari pos 1, perjalanan mulai memasuki hutan hujan tropis yang cukup rimbun, membuat udara seketika berubah menjadi segar, sinar matahari mengintip dari celah-celah kerimbunan hutan. Meskipun tidak terlalu terjal, jalanan cendrung licin karena udara hutan yang lembab, apalagi saat musim penghujan. Harus ekstra hati-hati dengan peralatan yang safety. Perjalanan menuju pos 2, rata-rata menghabiskan waku 2 jam.

  • Pos 2 - Pos 3 
Pos 2 merupakan area tanah datar yang cukup luas dengan udara yang sejuk. Sangat pas untuk dijadikan peristirahatan sementara, sekedar menarik nafas sambil menikmati pemandangan dan udara di tengah hutan. Di sini pun terlihat beberapa warung yang menjajalkan makanan ringan, seperti aneka gorengan.

Lanjutkan perjalanan menuju pos 3, jalanan semakin menanjak, licin dan sempit. Track didominasi oleh cerukan kecil, tempat mengalirnya air hujan. Pemandangan berupa hutan yang semakin rimbun, semakin alami, semakin mampu menghadirkan kekaguman kepada sang pencipta. Perjalanan ini memakan waktu, kurang lebih, 70 menit.

  • Pos 3 - Pos 4 (Samarantu) 
Berada pos 3, kita berada di sebuah area yang tidak cukup luas, mungkin cukup untuk menampung 4 hingga 5 tenda dan tidak ditemukan selter. Pemandangan masih berupa barisan pepohonan yang tidak terlalu tinggi.

Track menuju pos 4 masih berupa cerukan, namun di sini tidak terlalu lembab, sehingga membuat jalanan cukup kering. Kecuali saat hujan, tau sendiri lah. Terkadang, akar-akar pohon datang membantu untuk melewati tanjakan demi tanjakan. Pemandangan berupa hutan dan di sepanjang pinggiran track, terdapat tumbuhan liar. Waktu perjalanan, sekitar 1 jam.

  • Pos 4 - Pos 5 
Meskipun areanya cuku luas, namun pos 4 merupakan tempat paling dijauhi untuk mendirikan tenda. Tau kenapa?, pos 4 atau pos Samaranatu ini cukup dikenal dengan kisah mistisnya. Menuju pos 5, track tidak terlalu terjal dan cukup dekat. Mungkin inilah yang dinamakan bonus, berjalan santai dalam rimbunnya hutan adalah sesuatu yang manis untuk dikenang. Waktu tempuh, sekitar 45 menit.

  • Pos 5 - Pos 6 
Pos 5 adalah tempat paling ideal untuk mendirikan tenda, masak dan tidur. Selain areanya yang cukup luas, di sini pun kita dapat menemukan sumber air berupa sungai dan warung yang menjual nasi bungkus, gorengan, kopi dll. Jalanan menuju pos 6, masih berupa, bisa dibilang, bonus. Pemandangan hijau masih menghibur mata. Waktu yang dibutuhkan, kurang lebih, 30 menit.

  • Pos 6 - Pos 7 
Berada di pos 6, kita akan melihat area tanah datar yang sempit, jarang sekali pendaki yang mendirikan tenda di sini. Kalau dipakai tempat istirahat, mungkin masih oke. Menju pos 7, jalanan masih landai dan dekat, hanya 20 menitan.

  • Pos 7 - Pos 8 
Di pos 7 pemandangan mulai terbuka, pohon-pohon tinggi sudah jarang ditemukan. Di sini pun terdapat selter pendakian. Area tanah tidak terlalu luas dan bau belerang dari kawah Segoro Wedhi sudah mulai menusuk hidung, namun tidak jarang juga ada pendaki yang mendirikan tenda di sini, mengingat puncak berada tidak jauh.

Perjalanan dari pos 7 ke pos 8 sangat dekat, hanya berjarak dengan waktu tempuh 15 menit. Track berupa tanah yang padat, pemandangan sangat terbuka, terkesan gersang, di pinggiran track, kita bisa menemukan bunga-bunga Edelweis yang tumbuh di antara semak-semak belukar.

  • Pos 8 - Pos 9 (Plawangan) 
Perjalanan menuju pos 9 membutuhkan waktu, rata-rata 30 menit, masih dihiasi dengan pemandangan bunga Edelweis di pinggiran track. Pemandangan terbuka, hijau dan mengagumkan. Track menuju puncak sudah dapat terlihat.

  • Pos 9 - Puncak 
Pos 9 merupakan batas vegetasi antara tanah dan bebatuan merah. Menuju puncak, kita harus berhadapan dengan track batu merah cadas dengan tingkat kemiringan yang cukup tinggi. Terjal, mulai menguji tekad dan mental, berhati-hatilah saat memilih pijakan.

Meskipun tidak terlalu jauh. Namun, mengingat tracknya yang sangat kejam, perjalanan menuju puncak jadi terasa lama, membutuhkan waktu 1 sampai 2 jam, tergantung kelincahan dan staminamu. 

  • Pemandangan Gunung Lain di Puncak Surono 
Gunung Sumbing, gunung Sindoro, gunung Merbabu dan gunung Merapi
 
  • Puncak Gunung Slamet 
Sesampainya di puncak, pemandangan indah sudah siap mengobati kelelahanmu, berupa pemandangan alam yang membentang luas, samudra awan dan langit biru yang menawan. kita bisa sedikit tersenyum bangga karena puncak dengan ketinggian 3.428 mdpl ini, merupakan atap Jawa Tengah, tanah tertinggi di provinsi tersebut dan ke-2 di pulau Jawa.

  • Kawah Segoro Wedhi
Untuk menikmati pemandangan indah kawah Segoro Wedhi, kita harus berjalan turun ke arah berkebalikan dengan arah kedatanganmu tadi. Pemandangan kawah tidak kalah megahnya dengan puncak, kita bisa melihat kawah besar yang mengepulkan asap belerang dengan latar belakang gunung


Estimasi Waktu Pendakian Gunung Slamet

  • Basecamp - Pos 1 : 3 jam
  • Pos 1 - pos 2 : 2 jam
  • Pos 2 - pos 3 : 70 menit
  • Pos 3 -pos 4 : 1 jam
  • Pos 4 - pos 5 : 45 menit
  • Pos 5 - pos 6 : 30 menit
  • Pos 6 - pos 7 : 20 menit
  • Pos 7 - pos 8 : 15 menit
  • Pos 8 - pos 9 : 30 menit
  • Pos 9 - puncak : 1 jam

Nah sahabat itulah adalah ulasan tentang jalur pendakian gunung Slamet via Bambangan. lengkap dengan informasi transportasi menuju basecamp, estimasi waktu dan review perjalanan. Semoga bermanfaat dan selalu jaga kebersihan ya.

No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.