Mempunyai hobi berpetualang di gunung memang sangat menyenangkan, tapi sahabat harus waspada, karena gunung merupakan rumah bagi berbagai makhluk hidup seperti burung, monyet, rusa, macan dan aneka hewan lainya tak terkecuali babi hutan yang kerap kali kita jumpai saat beraktifitas di alam bebas. Tak sedikit kejadian penyerangan oleh babi hutan yang berujung dengan rusaknya logistik pendakian, tenda dan alat-alat pendakian lainnya. Nah disini saya akan memberikan beberapa tips untuk meminimalisir terjadinya serangan babi hutan.



Halo sahabat saat ini semakin banyak orang yang ingin merasakan serunya naik gunung. Mereka ingin menikmati indahnya sunsrise di puncak gunung yang akan memberikan kedamaian sejati. Menikmati keindahan alam dari atas ketinggian memang sungguh luar biasa indahnya. Ada banyak cerita yang dihasilkan dari sebuah pendakian. Sayangnya, masih ada beberapa pendaki yang menjadikan pendakian hanya sebagai ajang pamer untuk numpang eksis di social media, tapi banyak sebagian orang yang tak menjaga kelestarian alam dan sering berbuat seenaknya sendiri ketika sedang naik gunung. Semoga sahabat yang membaca tulisan ini tidak seperti itu, ya. Nah apa saja yang tidak seharusnya dilakukan di gunung simak lansung ceritanya ya.

Halo sahabat mempunyai hobi berpetualang itu memang sangat menyenangkan, akan tetapi dalam melakukan hobi berpetualang di alam bebas itu sangat beresiko tinggi salah satunya saat kita berpetualang di tempat terbuka dan musim hujan pula resiko tertinggi adalah bawaan kita akan terasa berat dan ruang gerak kita untuk mengeksplore tempat wisata kurang leluasa dan resiko yang sangan berbahaya yakni terhada petir. Nah, kali ini saya akan berbagi tips menghindari sambaran petir saat berkegiatan di alam bebas. Yuk langsung aja baca tips-tips nya.
 
Gunung Prau merupakan gunung berketinggian 2565 mdpl, yang terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Gunung Prau berada diantara tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Wonosobo. Sesuai namanya, Dataran Tinggi Dieng memilki cukup banyak gunung dan bukit yang menjulang berdampingan dengan Gunung Prau. Dinamakan Prau – atau Perahu dalam Bahasa Indonesia, yaitu dikarenakan gunung ini berbentuk mirip seperti perahu, dengan gunung-gunung kecil lain yang menyerupai ombak. Nah sahabat, kali ini saya akan mengupas secara detail mengenai jalur Pendakian Gunung Prau via Kalilembu.