Hallo sahabat, kali ini saya akan berbagi cerita tentang penting leader, sweeper dan navigator saat saya melakukan pendakian. Ketika saya melakukan pendakian dengan rombongan saya selalu menentukan leader, sweeper dan navigator supaya pendakian rombongan berjalan sesuai dengan rencana. Nah, sahabat sudah tau belum fungsi dan apa tugas masing-masing bagian? Kalo belum langsung simak aja yuk.


Gunung Sumbing berada di tiga kabupaten, yaitu Kab. Magelang, Brebes, Wonosobo, dan Kab. temanggung, Jawa Tengah. Gunung Sumbing adalah gunung api yang sudah lama sekali tidak meletus atau erupsi. Gunung ini terakhir kali erupsi adalah pada tahun 1730. Gunung ini tidak pernah sepi dari kunjungan para pendaki. Gunung Sumbing ini menjadi gunung tertinggi ke dua di Jawa tengah. Nah sahabat, kali ini saya akan mengupas secara detail mengenai jalur pendakian Gunung Sumbing via Cepit.


Gunung Sumbing berada di tiga kabupaten, yaitu Kab. Magelang, Brebes, Wonosobo, dan Kab. temanggung, Jawa Tengah. Gunung Sumbing adalah gunung api yang sudah lama sekali tidak meletus atau erupsi. Gunung ini terakhir kali erupsi adalah pada tahun 1730. Gunung ini tidak pernah sepi dari kunjungan para pendaki. Gunung Sumbing ini menjadi gunung tertinggi ke dua di Jawa tengah. Nah sahabat, kali ini saya akan mengupas secara detail mengenai jalur pendakian Gunung Sumbing via Mangli.

Halo sahabat pernah tidak kalian ketika mempunyai sebuah planning untuk melakukan pendakian di sebuah gunung kalian planning dari hal yang terkecil? Kalo saya sendiri selalu ketika mempunyai keinginan untuk mendaki sebuah gunung mas ti mempersiapkan dari hal yang terkecil. Mau tau apa saya yang saya planning? Yuk simak langsung.

Halo sahabat kali ini saya akan berbagi cerita tentang cara berjalan saat naik gunung dan turun gunung. Mungkin sahabat merasa ini hal yang spele kan? Tapi sahabat jangan meremehkan hal yang sepele soalnya ketika kita melakukan perjalanan baik medan perjalanan naik atau turun kita melakukan dengan benar tidak akan merasa capek, dan masih banyak lagi keuntunganya dari pada penasaran yuk simak.

Halo sahabat pernah tidak, kalian saat melakukan perjalanan pendakian baik bersama rombongan maupun sendiri kalian kehabisan bekal makanan atau air minum? Nah di postingan kali ini saya akan bercerita pengalaman ketika kehabisan air ketika mendaki gunung dan disini saya akan mengasih tahu beberapa buah atau tumbuhan yang berada dimakan saat kita berada di hutan.

Gn. Slamet berada di lima kabupaten yaitu Kab. Banyumas, Brebes, Tegal, Pemalang dan Kab. Purbalingga Jawa Tengah. Gunung Slamet ini juga dapat didaki melalu lima jalur, nah apa saja jalur tersebut di sini saya akan memberi tahu lima jalur pendakian dan asal usul gunung slamet. Dari pada penasaran yuk sahabat baca selengkapnya
Gunung Slamet berada di lima kabupaten, yaitu Kab. Banyumas, Brebes, Tegal, Pemalang dan Kab. Purbalingga, Jawa Tengah. Merupakan gunung berapi aktif, meskipun tergolong gunung berapi yang sering beraktifitas, namun gunung ini tidak pernah sepi dari kunjungan para pendaki. Gunung Slamet ini menjadi gunung tertinggi di Jawa tengah. Nah sahabat, kali ini saya akan mengupas secara detail mengenai jalur pendakian Gunung Slamet via Dipajaya.
Rute pendakian kali ini melewati jalur Dipajaya. Jalur Dipajaya merupakan salah satu jalur pendakian menuju puncak gunung Slamet yang terletak di Pemalang. Basecamp Dipajaya berada di desa Clekatan kecamatan Pulosaridi.
Informasi Transportasi Menuju Basecamp Dipajaya

Dari arah Jakarta menuju pemalang sesampainya terminal pemalang naik bus mini ambil jurusan moga atau belik daei situ bisa ngojek atau carter mobil trayek langsung menuju basecamp dipajaya

Dari Semarang menuju ke pemalang, sesampainya terminal pemalang naik bus mini ambil jurusan moga atau belik daei situ bisa ngojek atau carter mobil trayek langsung menuju basecamp dipajaya

Jika dari luar kota dengan menggunakan kereta api, bisa turun di Stasiun pemalang. Dari depan stasiun naik angkutan kota menuju terminal pemalang. Sesampainya terminal pemalang naik bus mini ambil jurusan moga atau belik daei situ bisa ngojek atau carter mobil trayek langsung menuju basecamp dipajaya

Catatan : Usahakanlah untuk sampai di terminal Pemalang pagi. Sebab, setelah lewat magrib, angkutan umum akan sangat langka dan susah dicari. Jika ingin carter mobil bisa menghubungi basecamp disini

Pendakian Gunung Slamet Via Dipajaya 
Saya akan membahas jalur pendakian Dipajaya. Sebenarnya, jalur Pendakian Dipajaya nantinya juga akan bertemu dengan jalur Bambangan setelah melewati pos 2. Setelah melewati persimpangan tersebut, jalur akan sama dengan jalur pendakian Bambangan Purbalingga.

Gunung Slamet juga terkenal dengan jalur yang cukup menantang. Hal ini dikarenakan sumber mata air hanya ditemukan di pos 5, sehingga persediaan air kita harus mencukupi. Selain itu, di gunung slamet juga jarang atau bahkan tidak ditemukan bonus berupa jalur yang datar, treknya terus menanjak dengan kabut yang dapat berubah sewaktu - waktu.

  • Basecamp - Pos 1
Dari Basecamp, Pendakian dimulai dengan naik melewati perkebunan penduduk dan jajaran pohon pinus. Pendakian mulai menanjak, melewati jalan setapak yang kadang membingungkan antara jalur pendakian dan jalur perkebunan penduduk. Sehingga harus hati – hati dan mencari petunjuk jalur pendakian yang benar apabila melewati persimpangan. Biasanya dipasang di sebuah pohon yang cukup besar dan mudah ditemukan. Setelah melewati jajaran pohon pinus, selanjutnya jalur pendakian akan mulai melewati berbagai vegetasi khas gunung dengan pohon – pohon yang besar – besar. Pendakian terus saja menanjak tanpa bonus dataran yang cukup lapang. Pada Pos 1 yang berada di ketinggian 1960 mdpl juga tidak terdapat shelter.

  • Pos 1 - Pos 2
Pos 1 Berada di ketinggian 1960 mdpl. Berupa tanah datar tanpa ada shelter. Akan tetapi, cukupah untuk melepas penat setelah melewati pos 1 yang cukup panjang. Selanjutnya, menuju Pos 2, trek masih tidak jauh berbeda dengan perjalanan menuju pos 2. Dengan pohon – pohon besar dan tinggi yang dapat melindungi kita dari sinar matahari. Pada perjalanan menuju pos 2, sering juga ditemukan kawanan lutung yang bergelantungan diatas pohon yang tinggi – tinggi.

  • Pos 2 - Pos 3
Pos 2 berada pada ketinggian 2080 mdpl. Pos 2 berupa tanah datar dengan luas tidak jauh berbeda dengan pos 1. Perjalanan menuju pos 3 sedikit lebih ringan, kemudian melewati titik pertemuan jalur antara Jalur Pendakian via Bambangan dengan Dipajaya pada ketinggian 2440 mdpl. Selanjutnya, jalur tetap menanjak hingga sampai di pos 3 – Cemara. Pertemuan jalur pendakian Bambangan dan Dipajaya

  • Pos 3 - Pos 4 (Samarantu)
Pos 3(Cemara) berada pada ketinggian 2465 mdpl, berupa tanah datar yang cukup luas. Trek yang dilalui menuju pos 4 mulai banyak pohon besar dengan akar yang tidak kalah besar. Akar ini dapat membantu maupun menyulitkan pendaki. Dengan Jalur yang tetap menanjak, akar dan dahan tersebut dapat kita manfaatkan untuk berpegangan. Namun, terdapat juga akar dan dahan yang menghalangi jalur, sehingga cukup menyulitkan pendakian Waktu perjalanan, sekitar 1 jam.

  • Pos 4 - Pos 5
Meskipun areanya cuku luas, namun pos 4 merupakan tempat paling dijauhi untuk mendirikan tenda. Tau kenapa?, pos 4 atau pos Samaranatu ini cukup dikenal dengan kisah mistisnya. Menuju pos 5, track tidak terlalu terjal dan cukup dekat. Mungkin inilah yang dinamakan bonus, berjalan santai dalam rimbunnya hutan adalah sesuatu yang manis untuk dikenang. Waktu tempuh, sekitar 45 menit.

  • Pos 5 - Pos 6
Pos 5 adalah tempat paling ideal untuk mendirikan tenda, masak dan tidur. Selain areanya yang cukup luas, di sini pun kita dapat menemukan sumber air berupa sungai dan warung yang menjual nasi bungkus, gorengan, kopi dll. Jalanan menuju pos 6, masih berupa, bisa dibilang, bonus. Pemandangan hijau masih menghibur mata. Waktu yang dibutuhkan, kurang lebih, 30 menit.

  • Pos 6 - Pos 7
Berada di pos 6, kita akan melihat area tanah datar yang sempit, jarang sekali pendaki yang mendirikan tenda di sini. Kalau dipakai tempat istirahat, mungkin masih oke. Menju pos 7, jalanan masih landai dan dekat, hanya 20 menitan.

  • Pos 7 - Pos 8
Di pos 7 pemandangan mulai terbuka, pohon-pohon tinggi sudah jarang ditemukan. Di sini pun terdapat selter pendakian. Area tanah tidak terlalu luas dan bau belerang dari kawah Segoro Wedhi sudah mulai menusuk hidung, namun tidak jarang juga ada pendaki yang mendirikan tenda di sini, mengingat puncak berada tidak jauh.

Perjalanan dari pos 7 ke pos 8 sangat dekat, hanya berjarak dengan waktu tempuh 15 menit. Track berupa tanah yang padat, pemandangan sangat terbuka, terkesan gersang, di pinggiran track, kita bisa menemukan bunga-bunga Edelweis yang tumbuh di antara semak-semak belukar.

  • Pos 8 - Pos 9 (Plawangan)
Perjalanan menuju pos 9 membutuhkan waktu, rata-rata 30 menit, masih dihiasi dengan pemandangan bunga Edelweis di pinggiran track. Pemandangan terbuka, hijau dan mengagumkan. Track menuju puncak sudah dapat terlihat.

  • Pos 9 - Puncak
Pos 9 merupakan batas vegetasi antara tanah dan bebatuan merah. Menuju puncak, kita harus berhadapan dengan track batu merah cadas dengan tingkat kemiringan yang cukup tinggi. Terjal, mulai menguji tekad dan mental, berhati-hatilah saat memilih pijakan.

Meskipun tidak terlalu jauh. Namun, mengingat tracknya yang sangat kejam, perjalanan menuju puncak jadi terasa lama, membutuhkan waktu 1 sampai 2 jam, tergantung kelincahan dan staminamu.

Pemandangan Gunung Lain di Puncak Surono

Gunung Sumbing, gunung Sindoro, gunung Merbabu dan gunung Merapi

Puncak Gunung Slamet

Sesampainya di puncak, pemandangan indah sudah siap mengobati kelelahanmu, berupa pemandangan alam yang membentang luas, samudra awan dan langit biru yang menawan. kita bisa sedikit tersenyum bangga karena puncak dengan ketinggian 3.428 mdpl ini, merupakan atap Jawa Tengah, tanah tertinggi di provinsi tersebut dan ke-2 di pulau Jawa.

Kawah Segoro Wedhi

Untuk menikmati pemandangan indah kawah Segoro Wedhi, kita harus berjalan turun ke arah berkebalikan dengan arah kedatanganmu tadi. Pemandangan kawah tidak kalah megahnya dengan puncak, kita bisa melihat kawah besar yang mengepulkan asap belerang dengan latar belakang gunung

Estimasi Waktu Pendakian Gunung Slamet

Basecamp - Pos 1 : 45 menit
Pos 1 - pos 2 : 2 jam
Pos 2 - pos 3 : 3 jam
Pos 3 -pos 4 : 1 jam
Pos 4 - pos 5 : 45 menit
Pos 5 - pos 6 : 30 menit
Pos 6 - pos 7 : 20 menit
Pos 7 - pos 8 : 15 menit
Pos 8 - pos 9 : 30 menit
Pos 9 - puncak : 1 jam

Nah sahabat itulah adalah ulasan tentang jalur pendakian gunung Slamet via Dipajaya. lengkap dengan informasi transportasi menuju basecamp, estimasi waktu dan review perjalanan. Semoga bermanfaat dan selalu jaga kebersihan ya.

Gunung Slamet berada di lima kabupaten, yaitu Kab. Banyumas, Brebes, Tegal, Pemalang dan Kab. Purbalingga, Jawa Tengah. Merupakan gunung berapi aktif, meskipun tergolong gunung berapi yang sering beraktifitas, namun gunung ini tidak pernah sepi dari kunjungan para pendaki. Gunung Slamet ini menjadi gunung tertinggi di Jawa tengah. Nah sahabat, kali ini saya akan mengupas secara detail mengenai jalur pendakian Gunung Slamet via Guci.

Gunung Slamet berada di lima kabupaten, yaitu Kab. Banyumas, Brebes, Tegal, Pemalang dan Kab. Purbalingga, Jawa Tengah. Merupakan gunung berapi aktif, meskipun tergolong gunung berapi yang sering beraktifitas, namun gunung ini tidak pernah sepi dari kunjungan para pendaki. Gunung Slamet ini menjadi gunung tertinggi di Jawa tengah. Nah sahabat, kali ini saya akan mengupas secara detail mengenai jalur pendakian Gunung Slamet via Kaliwadas.

Gunung Slamet berada di lima kabupaten, yaitu Kab. Banyumas, Brebes, Tegal, Pemalang dan Kab. Purbalingga, Jawa Tengah. Merupakan gunung berapi aktif, meskipun tergolong gunung berapi yang sering beraktifitas, namun gunung ini tidak pernah sepi dari kunjungan para pendaki. Gunung Slamet ini menjadi gunung tertinggi di Jawa tengah Nah sahabat, kali ini saya akan mengupas secara detail mengenai jalur pendakian Gunung Slamet via Baturaden.
Gunung Slamet berada di lima kabupaten, yaitu Kab. Banyumas, Brebes, Tegal, Pemalang dan Kab. Purbalingga, Jawa Tengah. Merupakan gunung berapi aktif, meskipun tergolong gunung berapi yang sering beraktifitas, namun gunung ini tidak pernah sepi dari kunjungan para pendaki. Gunung Slamet ini menjadi gunung tertinggi di Jawa tengah Nah sahabat, kali ini saya akan mengupas secara detail mengenai jalur pendakian Gunung Slamet via Blambangan.
Halo sahabat keong, bagaimana bulan ini sudah trip kemana? Atau ada rencana mau ngetrip? Kalo ada rencana kasih komentar dong disini. Berapa orang sih yang tau kegiatan sahabat saat trip? Dan berapa banyak orang fakir, yang meminta oleh-oleh ketika tau kalo sahabat mau liburan? Banyak kan pastinya orang fakir. Saya juga tidak tau orang fakir oleh-oleh itu munculnya dari mana. Udah kayak pribahasa aja “Ada gula ada semut. Ada orang yang suka jalan-jalan ada juga orang yang hobinya meminta oleh-oleh” Nah sahabat disini saya akan menceritakan kegelisahan saya ketika saya liburan dan banyak orang fakir oleh-oleh, yuk langsung aja simak ceritanya.

Halo sahabat keong, ini ada tips baru ketika sahabat mau traveling di seuatu Negara, kota, atau di alam bebas. Seperti biasa sebelum saya melakukan traveling, saya selalu lakukan ritual ini supaya traveling berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala. Jika ada ritual yang kelewat pasti traveling saya sangat berantakan. Nah dari pada penasaran yuk langsung simak tips traveling ala keong.

Halo sahabat, kali ini saya ingin berbagi tips cara packing saat mendaki gunung, di karenakan ini sangat penting sekali di ketahui, jika kita salah packing resiko banyak barang yang tidak masuk kedalam tas. Ketika tas di pakai pasti terasa tidak nyaman ketika di pakai. Dari pada penasaran langsung saja yuk simak.

Sahabat keong, kali ini saya akan berbagi tips tentang pentingnya navigasi pada saat kegiatan di alam bebas, daripada penasaran langsung baca selengkapnya tentang navigasi.

Navigasi Darat

by on 16:04
Sahabat keong, kali ini saya akan berbagi tips tentang pentingnya navigasi pada saat kegiatan di alam bebas, daripada penasaran langsu...