Kali ini saya menulis tentang sejarah atau asal mula Gunung Merbabu. Banyak wisatawan yang kurang mengetahui asal mu-asal tempat yang dikunjunginya, oleh sebab itu di sini saya memaparkan cerita rakyat menurut warga sekitar tentang asal mula Gunung Merbabu. langsung aja ke cerita yuk #SobatKeong

Kali ini saya menulis tentang sejarah atau asal mula Gunung Ungaran. Banyak wisatawan yang kurang mengetahui asal mu-asal tempat yang dikunjunginya, oleh sebab itu di sini saya memaparkan cerita rakyat menurut warga sekitar tentang asal mula Gunung Ungaran. langsung aja ke cerita yuk #SobatKeong

Saya bukanlah seorang traveler yang tergila-gila akan momen matahari terbit dan matahari terbenam. Orientasi dan kegemaran traveler bisa saja berbeda satu dengan lainnya. Sah-sah saja kalau mereka pergi ke suatu tempat ke tempat lain demi mengejar matahari terbit atau matahari terbenam katanya pemandangan matahari terbit dan matahari terbenam itu tidak pernah sama antara satu tempat dengan tempat lainnya.

Sobat keong, kali ini saya akan menulis tentang nomer telepon pengurus Taman Nasional dan Gunung di Indonesia, tujuan dari ini semua supaya sobat keong yang ingin berkunjung atau mau mendaki tidak merasa kecewa, di karenakan tidak semua gunung di Negara kita ini bisa di daki tanpa ijin, soalnya kebanyakan gunung di Negar kita itu aktif (gunung berapi).

Ini kali pertama saya mencoba camping di sebuah pantai, yang dulunya saya sering camping di gunung di hutan yang rata-rata suhunya dingin. Kali ini saya mencoba hal baru, dimana untuk mencoba camping di pantai, tujuan saya camping di pantai itu pengen melihat matahari terbit dan matahari tenggelam di pantai.

Hai sobat keong, kali ini saya akan menceritakan perjalanan ke dua saya di hutan. Cerita kali ini saya akan menceritakan perjalanan menuju atap Gunung Merapi, perjalanan kali ini tidak jauh beda bodohnya dengan perjalanan saya di Gunung Ungaran pada postingan yang lalu tentang “Kebersamaan Loyalitas dan Persahabatan” . Sebuah perjalanan yang menurut sobat keong mungkin perjalanan yang bodoh.

Aku Dan Badai Merapi

by on 10:00 PM
Hai sobat keong, kali ini saya akan menceritakan perjalanan ke dua saya di hutan. Cerita kali ini saya akan menceritakan perjalana...

Tahun 2008, awal saya mengenal arti persahabatan,kebersamaan, dan loyalitas. Perjalanan pendakian ke Gunung Ungaran adalah awal saya mengijakan kaki di hutan, jauh dari kebisingan Kota Semarang, tanpa adanya alat komunikasi,elektronik seperti HP,TV,game Online.

Baru pada hari Sabtu (16/03/2013) pertama kalinya, saya berkesempatan menikmati obyek Wisata Apung Kampoeng Rawa. Tempat wisata ini berada di jalan lingkar - Ambarawa Jika dari arah Semarang, Kampoeng Rawa terletak di sebelah kiri jalan. Alamat tepatnya Jalan Lingkar Selatan Km.03 Ambarawa. Biaya masuk per orang relative murah sekitaar Rp. 2.500,-. Parkir motor Rp. 2.000,-. Parkir Mobil Rp. 5.000,-.