Jalur Pendakian Gunung Sumbing via Garung




Gunung Sumbing berada di tiga kabupaten, yaitu Kab. Magelang, Brebes, Wonosobo, dan Kab. temanggung, Jawa Tengah. Gunung Sumbing adalah gunung api yang sudah lama sekali tidak meletus atau erupsi. Gunung ini terakhir kali erupsi adalah pada tahun 1730. Gunung ini tidak pernah sepi dari kunjungan para pendaki. Gunung Sumbing ini menjadi gunung tertinggi ke dua di Jawa tengah. Nah sahabat, kali ini saya akan mengupas secara detail mengenai jalur pendakian Gunung Sumbing via Garung.
Rute pendakian yang saya bahas kali ini melewati jalur Garung. Jalur Garung merupakan salah satu jalur pendakian menuju puncak gunung Sumbing yang sangat popular bagi para pendaki, jalur ini terletak di Desa Garung, Wonosobo.
Informasi Transportasi Menuju Basecamp Garung 
Gunung Sumbing terkenal dengan jalurnya yang cukup berat namun memiliki pemandangan yang indah. Gunung Sumbing memiliki pemandangan sabana yang sangat indah, Garung adalah sebuah nama desa di kaki Gunung Sumbing bagian utara.
Untuk sampai basecamp Gunung sumbing via Garung sahabat bisa menempuh dari Jawa barat menggunakan kereta atau bus jurusan Jakarta – Semarang dan Jakarta – Jogja, akan tetapi jika sahabat dari Jawa Timur bisa naik kereta atau bus dengan jurusan Surabaya – Wonosobo. Sesampainya terminal wonosobo sahabat bisa bertanya di sekitar terminal bus yang bertujuan desa Garung, Wonosobo.
Dari Desa Garung sendiri terdapat dua jalur pendakian yakni jalur lama dan jalur baru, namun banyak pendaki yang memilih jalur lama karena dengan alasan lebih cepat. Dari pos 1 kita ambil arah kiri untuk jalur garung lama dan kanan untuk jalur garung baru.
Pendakian Gunung Sumbing Via Wonosobo 
Jalur Baru
  • Basecamp – Pos 1 Malim

Dari basecamp jalur pendakian ke pos satu berupa jalan aspal menuju ke area ladang penduduk. Sampai di area ladang penduduk yang ditanami tembakau, jalur berubah jadi makadam atau batu yang tersusun rapi dengan trek yang cukup landai. Diperlukan waktu yang tiga jam jika berjalan kaki, tapi jika naik ojek hanya diperlukan sekitar 15 menit.

  • Pos 1 Malim – Pos 2 Gatakan

Dari pos satu Malim menuju pos dua Gatakan diperlukan waktu sekitar 3 jam karena jalur memang cukup panjang, dari pos satu kita ambil jalur kanan untuk melewati jalur baru. Kita akan berjalan melewati hutan dan treknya lumayan naik. Di pos dua kita bisa mendirikan tenda namun lokasinya terbatas, hanya untuk beberapa tenda saja karena memang areanya tidak cukup luas. Dari pos satu kita sudah bisa melihat pemandangan yang indah Gunung Sindoro.

  • Pos 2 Gatakan - Pestan

Dari pos dua Gatakan menuju pos Pestan hanya diperlukan waktu 15 menit saja karena jarak memang cukup dekat. Pestan adalah jalur bertemunya jalur Garung lama dengan jalur baru. Pos pestan juga sangat saya rekomendasi buat camping atau bermalam area cukup luas.

Jalur Lama

  • Basecamp – Pos 1 Malim 

Dari basecamp jalur pendakian ke pos satu berupa jalan aspal menuju ke area ladang penduduk. Sampai di area ladang penduduk yang ditanami tembakau, jalur berubah jadi makadam atau batu yang tersusun rapi dengan trek yang cukup landai. Diperlukan waktu yang tiga jam jika berjalan kaki, tapi jika naik ojek hanya diperlukan sekitar 15 menit.

Pos 1 Malim – Pos 2 Genus

Dari Pos 1 menuju Pos 2 jalur pendakian didominasi berupa tanah padat yang cukup nyaman meskipun jalurnya agak sedikit nanjak tapi masih dalam taraf yang biasa dan sedang. Terdapat banyak percabangan di kawasan ini namun tetap menjadi satu jalur. Perjalanan dari pos 1 ke pos 2 di perlukan waktu 1 jam.

  • Pos 2 Genus – Pos 3 Seduplak Roto

Sesampainya Pos 2 lokasi berupa tanah yang cukup lapang yang bisa menampung sekitar 3 buah tenda. Perjalanan pos 2 menuju pos 3, jalur pendakian semakin menanjak dan masih berupa tanah merah padat yang apabila hujan akan sangat licin. Belum lagi tingkat kecuramannya yang cukup tinggi. Dari pos 2 ke pos 3 hampir tidak ada trek yang landai.Dari pos 2 diperlukan waktu sekitar 1 jam untuk sampai di pos 3. Di pos 3 kita juga bisa mendirikan tenda sekitar 5-6 tenda bila memang tenaga dan cuaca sudah tidak mendukung lagi untuk melanjutkan perjalanan

  • Pos 3 Seduplak Roto – Pestan

Dari pos 3 menuju pestan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Pos 3 sendiri berupa tanah datar yang cukup luas yang bisa menampung puluhan tenda, namun jika sahabat mendirikan tenda disini tenda harus di pasang dengan kokoh karena rawan badai dan kondisi lokasi yang tanpa pelindung apapun seperti pepohonan dan batu besar

  • Pestan – Pasar Watu

Dari pestan menuju pasar watu jalur pendakian berubah menjadi trek dengan batu-batu besar. Jalurnya pun semakin menanjak. Dibutuhkan tenaga ekstra untuk melewatinya. Jalur pendakiaanya cukup jelas jadi tak usah khawatir tersesat atau hilang selama masih mengikuti petunjuk yang ada.

Diperlukan waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari pestan menuju pasar watu. Tapi disitu kita akan merasa bahwa pendakian akan sangat lama karena medan yang berat. Di pasar watu ada sedikit tanah datar yang bisa untuk mendirikan 1-2 buah tenda. Pos pasar watu ditandai dengan ada banyak batu-batu besar.

  • Pasar Watu – Watu Kotak

Tak hanya sampai di Pasar Watu, menuju pos selanjutnya pun jalur pendakian masih sangat berat, jalur pendakian semakin menanjak dan semakin menjadi-jadi. Tanjakannya membuat lutut dan wajah selalu bertemu.

Jalur pendakiannya masih berupa batu-batu besar dengan tanjakan sangat terjal. Dibutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk sampai di Watu Kotak. Biasanya para pendaki mendirikan camp di pos terkahir sebelum puncak dan summit attack pada dini hari. Namun perlu diketahui bahwa untuk ngecamp di watu kotak sangat terbatas, jadi jangan sampai tidak kebagian tempat.

  • Watu Kotak – Puncak  

Dari Watu Kotak jalur pendakian masih didominasi oleh bebatuan besar dengan tanjakan tanpa ampun. Masih 1 jam lagi untuk sampai ke Puncak Buntu Gunung Sumbing. Sebelum Puncak Buntu pendaki akan menemui sebuah pertigaan dimana kalu lurus menuju Puncak Buntu dan bila belok ke kiri menuju Puncak Kawah. Sebagian pendaki sering mengambil jalur lurus ke Puncak Buntu, namun sebenarnya Puncak Kawah adalah puncak tertinggi di Gunung Sumbing.

Pemandangan Gunung Lain di Puncak Sumbing

Gunung Sindoro, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Lawu, Gunung Andong, dan terkadang terlihat dari kejauhan Gunung Slamet.

Puncak Gunung Sumbing

Ada banyak hal yang bisa kita nikmati ketika mencapai puncak Sumbing, yaitu menikmati terbitnya matahari dari atas ketinggian gunung merupakan moment terindah yang wajib kita abadikan prosesnya, menikmati kopi di ketinggian bisa menjadi salah satu teman baik menikmati keindahan alam semesta.

Tips Mendaki gunung Sumbing Via Garung
  • Sebelum mendaki dan setelah mendaki harap melaporkan diri ke basecamp selain buat data juga buat keamanan ketika kita ada kendala ketika mendaki
  • Mendakilah gunung ketika musim panas bukan musim hujan
Estimasi Waktu Pendakian Gunung Sumbing

Jalur Baru

Basecamp – Pos 1 malim : 15 menit menggunakan Ojek / 3 jam jika jalan kaki.
Pos 1 Malim – Pos 2 Gatakan : 3 Jam
Pos 2 Gatakan – Pestan : 15 menit
Pestan – Pasar Watu : 1,5 Jam
Pasar Watu – Watu Kotak : 2 Jam
Watu Kotak – Puncak : 1 jam

Jalur Lama

Basecamp – Pos 1 malim : 15 menit menggunakan Ojek / 3 jam jika jalan kaki.
Pos 1 Malim – Pos 2 Genus : 1 jam
Pos 2 Genus – Pos 3 Seduplak Roto : 1 jam
Pos 3 Seduplak Roto – Pestan : 30 menit
Pestan – Pasar Watu : 1,5 Jam
Pasar Watu – Watu Kotak : 2 Jam
Watu Kotak – Puncak : 1 jam



Nah sahabat itulah adalah ulasan tentang jalur pendakian gunung Sumbing via Garung. lengkap dengan informasi transportasi menuju basecamp, estimasi waktu dan review perjalanan. Semoga bermanfaat dan selalu jaga kebersihan ya.

No comments:

Post a Comment